Advertisements

AWAS ! Ransomware Menyerang 74 Negara Termasuk juga Indonesia

Minggu, Mei 14th 2017. | Terbaru, Tips Trik

AWAS ! Ransomware Menyerang 74 Negara Termasuk juga IndonesiaAWAS ! Ransomware Menyerang 74 Negara Termasuk juga Indonesia

45. 000 lebih serangan program jahat bernama Ransomware sudah menebar nyaris ke hampir kesemua dunia. Periset keamanan Lab Kaspersky mencatat serangan massive malware Ransomware berlangsung di 74 negara, Inggris, Rusia, Ukraina, India, China, Italia, bahkan juga di Indonesia.

Ransomware yaitu aplikasi yang meng-install dengan cara diam-diam kedalam piranti korban seperti computer, smartphone, serta piranti wearable yang lain. Sesudah Ransomware terinstal, program ini bakal mengambil serta mengunci data-data didalam piranti itu serta memohon tebusan beberapa duit.

Menurut beberapa pakar keamanan cyber yang tergabung dalam Malware Hunter TeamlPada hari Jumat tempo hari, Ransomware sudah menebar ke Amerika Serikat serta Amerika Selatan. Lokasi Eropa serta Rusia yaitu tujuan yang paling susah ditembus Ransomware, namun Kementerian Dalam Negeri Rusia mengatakan sekitaran 1. 000 computer di negaranya sudah disusupi program jahat itu.

Markus Jakobsson, Ketua Tim Penelitian Keamanan AGARI mengira serangan ransomware semakin meluas namun keinginan tebusan relatif sedikit.

“Ini bukanlah serangan yang diperuntukkan untuk institusi besar. Itu ditujukan untuk siapapun yang memperolehnya, ” tutur Markus Jakobsson seperti diambil dari media Guardian.

Ransomware Adalah malware yang mengenkripsi data pemakai, lantas menuntut pembayaran dengan imbalan untuk buka kunci data.

Serangan ini dikarenakan oleh bug yang dimaksud “WanaCrypt0r 2. 0” atau WannaCry, yang memakai kerentanan pada Windows. Microsoft sudah melaunching satu patch (up-date software yang melakukan perbaikan masalahnya) pada bln. Maret waktu lalu, tetapi computer yang belum meng-install up-date itu tetaplah rawan terinfeksi ransomware.

Hal seirama disibakkan Perusahaan Keamanan SonicWall, yang pelajari ancaman cyber, dia memperkirakan serangan ransomware akan bertambah. Serangan ransomware alami kenaikan cukup penting, 167 kali pada th. 2016 dibanding th. 2015.

“Ransomware menyerang kebanyakan orang, tetapi industri vertikal yang memercayakan system warisan begitu rawan, ” kata Dmitriy Ayrapetov, Direktur Eksekutif SonicWall. (mdr/grd)

Advertisements
tags: , ,