Advertisements

Hukum Merayakan Hari Ulang Tahun Menurut Islam

Selasa, April 4th 2017. | Selamat Ulang Tahun, Terbaru

Gambar Dp Bbm ulang tahun buat Mantan Pacar

Merayakan hari ulang tahun merupakan  wujud kasih sayang kepada seseorang atau anak, namun jika di lakukan sebagai ibadah itu tidak boleh, ada cara islami untuk merayakan ulang tahun secara islami seperti aqikah atau sunnatan.

Tapi kalau niatnya bersedekah di hari ulang tahun boleh, apalagi berpuasa di hari ulang tahun sendiri.  yang terbaik adalh jangan merayakan ulang tahun seperti tiup2 lilin,  tusuk balon, itu adalah bukan budaya islam.

jangan sampai wujud rasa sayang kepada seseorang atau anak bertentangan dengan Ketetapan Allah serta Rasul-Nya seperti ulang tahun yang nyatanya bertentangan dengan Aqidah kita sebagai seseorang Muslim. berikut sebagian argumen kenapa Muslim Haram merayakan ulang tahun

1. Ulang Tahun yaitu Satu diantara bentuk Beribadah golongan nasrani serta Yahudi satu diantara misalnya yaitu NATAL yang seperti kita kenali itu yaitu Beribadah golongan nasrani dalam memperingati hari kelahiran Yesus Kristus,

serta Rasulullah pernah Bersabda ” Siapa saja yang mirip satu golongan jadi dia termasuk juga golongan itu. ” (H. R Abu Daud).
Jadi Bila lihat Konteks Hadit’s di atas jadi terang untuk yang merayakan Ulang Tahun jadi Rasulullah menyatakan kalau mereka yaitu sisi dari golongan nasrani serta yahudi.

2. Satu diantara langkah golongan Nasrani serta Yahudi untuk menghancurkan Aqidah Umat Islam yaitu menyamarkan satu Beribadah mereka hingga kita mengikutinya tanpa ada kita sadari salah satunya adalah Ulang Tahun. hal semacam ini di tegaskan dalam satu info yang Berbunyi ;

“Sungguh kalian akan mengikuti jalan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta sampai jika orang-orang yang kalian ikuti itu masuk ke lubang dhob (yang sempit sekalipun, -pen), pasti kalian pun akan mengikutinya.” Kami (para sahabat) berkata, “Wahai Rasulullah, apakah yang diikuti itu adalah Yahudi dan Nashrani?” Beliau menjawab, “Lantas siapa lagi?”[4 HR. Muslim no. 2669]

3. Hingga Qiamat golongan nasrani serta Yahudi selalu merongrong Umat Islam dengan beragam langkah supaya kita makin jauh dari Agama kita. serta Allah sudah menyatakan itu dalam Al Qur’an

وَلَن تَرْضَىٰ عَنكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan ridha kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka..” (al Baqarah 120)

4. Jangan pernah Allah melepas kita lantaran kita tak ikuti panduan yang sudah terang haram halalnya lantaran bila kita masihlah mengingkari kebenaran yang sudah terang benar nya jadi Allah akan tidak pernah jadi pelindung kita lagi.

قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَىٰ وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُم بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِن وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ

Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu” (Al-Baqarah: 120)

Jadi masihkan kita mengingkari kalau ulang tahu. itu Bisa bahkan juga mungkin saja di sarankan sedang sudah terang Allah serta Rasul-Nya melarang kita untuk ikuti jejak golongan nasrani serta yahudi yang bakal membawa kita pada kebinasaan serta Azab Allah SWT. Jadi saat kita meyakini Kalau itu yaitu Beribadah mereka serta kita juga memiliki Langkah Beribadah yang sesuai sama ketetapan Allah serta Rasul-Nya jadi katakanlah

Advertisements
tags: ,