Advertisements

PKI Eksis di Facebook, Polisi, TNI Buru Siapa Pelakunya

Jumat, Januari 27th 2017. | Politik, Terbaru

PKI Eksis di Media Sosial, Polisi, TNI dan Kemenkominfo Buru Pelakunya

PKI Eksis di Facebook – Polda Metro Jaya mempersilakan pada orang-orang yang risih dengan kehadiran account ‘PKI’ yang saat ini mengedar di sosial media Facebook.

“Kalau ada yang melapor, kami buka ruangan seluas-luasnya. Kelak bakal ditindak lanjuti, ” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Argo menyampaikan, memahami PKI telah resmi dilarang oleh pemerintah. Barangsiapa yang menggunakan atribut itu bakal di beri sanksi tegas. Tetapi, walau tidak ada yang melapor juga, polisi bakal lakukan penyelidikan sendiri.

“Kami dapat bergerak lewat laporan jenis A. Tinggal kelak perubahannya seperti apa, ” tutup Argo.

Seperti di ketahui, terakhir mengedar account di sosial media yang mengatasnamakan PKI. Sebagian pernyataan provokatif yang dilontarkan diantaranya menyebutkan ada kebangkitan organisasi itu di Indonesia sesudah 50 th. lebih dimusnahkan pemerintah.

Bahkan juga, account itu sering menyerang institusi pemerintah seperti TNI, Polri bahkan juga Presiden Joko Widodo.

satu diantaranya, account Facebook dengan nama Partai Komunis Indonesia @NeoPKI. Account itu sesumbar akan menundukan TNI.

“Lini-lini strategis kepolisian telah ada di tangan kami seutuhnya, setelah itu bakal kami tundukkan TNI, ” catat account itu.

Dari penelusuran, account dengan gambar simbol pancasila, bintang, dan palu arit itu di buat pada 23 Januari 2017.

Kurun waktu dua hari, account ini diikuti oleh 214 orang dan disenangi 165 orang. Account ini dapat memiliki beberapa puluh tulisan. Tulisan itu menyaratkan kebangkitan PKI. Mereka bahkan juga memperkenalkan nama ketua serta wakil PKI.

“Perkenalkan Ketua Umum PKI WAHYU SETIAJI di juluki Aidit Muda serta Wakil Ketua TEGUH KARYADI di juluki Nyoto Muda. Mari “kembali kerumah kita, ”

Mereka juga memiliki prinsip untuk menggiring opini bila ulama serta negarawan pelaku makar.

“Kami selalu giring opini kalau golongan nasionalis serta ulama yaitu pelaku makar. Kalian cuma dapat berteriak di sosial media serta lakukan demonstrasi saja tanpa ada tau mesti berbuat apa lagi diluar itu. Sedang kami telah mencengkram lini-lini pemerintahan Jokowi, ” ancamnya.

Menanggapi hal semacam ini, Kementerian Komunikasi serta Info (Kemenkominfo) mengakui bakal menindaklanjuti kehadiran account itu. Sebab, account dengan simbol palu serta arit ini pasti meresahkan warga lantaran mengingatkan umum pada gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI) yang pernah hidup di masa 1965.

“Saya bakal berikan ke sisi yang berwenang untuk menutupnya ya, ” kata Pelaksana Pekerjaan (Plt) Dirjen Aptika Kemenkominfo, Mariam F Barata.

Disamping itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Wuryanto mengakui sudah mendengar berita ancaman itu. Sekarang ini, pihaknya tengah mencari tahu siapa sosok yang bikin account itu.

“Sudah ada. Kita tengah dalami account Facebook itu, ” kata Wuryanto.

Pendalaman account Facebook itu juga ditujukan untuk menyelidiki kebenaran yang memiliki account lantaran telah mencatut nama partai komunis yang telah di bubarkan mulai sejak th. 1965 ini. Tetapi saat disuruhi keterangan tentang tindak lanjut dari TNI, diakuinya belum dapat menerangkan dengan cara gamblang.

“Nanti saja, kami tengah memahami, ” tandasnya.

Advertisements
tags: , , , ,