Fadli Zon Siap Ganti Duit Bensin Penjemputan Putrinya Dan Minta Maaf

Selasa, Juni 28th 2016. | Terbaru

Fadli Zon Siap Ganti Duit Bensin Penjemputan Putrinya Minta Maaf

Wakil Ketua DPR Fadli Zon jadi sorotan di sosial media sesudah surat keinginan sarana KBRI untuk anaknya yang bertandang ke Amerika Serikat mengedar luas.

Surat yang diperuntukkan pada duta besar Indonesia untuk Amerika serta Konsul Jenderal RI di New York itu menyebutkan keinginan ” penjemputan serta pendampingan ” anak Fadli Zon yang dimaksud bakal ikuti kursus teater Stagedoor Manor 2016 di AS.

Kop surat tercatat dari Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat serta di tandatangani oleh Kepala Biro Kerja Sama Antar Parlemen (KSAP) Saiful Islam.

  • DPR sahkan Undang-Undang Tax Amnesty
    Siapa lagi anggota DPR di kampanye Donald Trump?

Photo surat ini mengedar mulai sejak Senin (27/06) tempo hari serta memperoleh banyak kecaman dari pemakai sosial media.

Tetapi Fadli Zon menyanggah serta menyebutkan dianya tak pernah memohon penyediaan sarana negara serta tak pernah memberikan instruksi Setjen DPR untuk bikin surat.

Mengganti Duit bensin

Dalam klarifikasinya, tak terang dijelaskan siapa yang berinisiatif menulis surat itu, tetapi politikus Gerindra itu menyampaikan mohon maaf serta bakal ganti bensin yang digunakan untuk menjemput putrinya, yakni sekitaran US$100 atau Rp1, 3 juta.

Tetapi beberapa pemakai sosial media tetaplah mempersoalkannya. “ Saya rasa bukanlah permasalahan ganti 100 USD, tetapi penyalahgunaan kekuasaan itu sebagai dasarnya, ” tutur satu pemakai Twitter. Meme sindiran bertuliskan ” Lo fikir KBRI travel agent? ” juga menyebar di media sosial.

Fadli Zon ketika berkunjung ke AS dan tampak hadir dalam acara kampanye bakal calon presiden AS, Donald Trump.

Ini bukanlah pertama kalinya surat permintaan sarana untuk keluarga anggota DPR mengedar luas. Terlebih dulu, anggota DPR juga dari Partai Gerindra Rachel Maryam dimaksud memohon sarana pada KBRI Prancis dalam kunjungannya berbarengan keluarga ke Paris.

Berkaitan penyebarluasan surat, Fadli Zon memohon penjelasan pihak KJRI atau KBRI Washington yang dikira mengerjakannya. “ Penyebarluasan surat faksimili yang juga berisi no handphone putri saya sudah bikin anak saya terima beberapa ratus SMS. Ini pasti mengganggu kegiatannya, ” tuturnya.

” Saya juga mengharapkan pihak KBRI Washington dapat buka data siapapun yang pernah dijemput atau difasilitasi memakai dana KBRI atau KJRI. ” Source:bbc.com

About these ads
tags: , , , ,